Select Page

Kategori: news

Memupuk nilai – nilai KeIndonesiaan

Faktor utama perubahan masyarakat adalah menyusupnya nilai-nilai global yang merasuk ke seluruh aspek kehidupan. Ini secara perlahan memarjinalkan nilai-nilai lokal yang sarat kebijakan. Maka, budaya bangsa yang semakin tergerus harus diantisipasi dengan penguatan nilai-nilai keindonesiaan. Buku ini hasil diskusi berseri. Tujuannya menanamkan dan mengembangkan nilai-nilai keindonesian dalam diri rakyat Indonesia. Ketika bangsa menjadikan Pancasila sebagai dasar negara dan falsafah hidup maka nilai keindonesiaan merupakan perisainya. Ini juga berperan sebagai penangkal sisi negatif dan penyerap sisi positif modernisasi serta globalisi. Nilai keindonesiaan begitu mendesak untuk diaktualisasikan karena Indonesia berada dalam pusaran perubahan sehingga terjadi internasionalisasi dan globalisasi. Internasionalisasi berarti suatu dunia, tanpa batas dan penerapan peradaban industrial barat (a borderless world and the acceptance of western industrial civilization). Globalisasi membenarkan, rakyat dari seluruh bangsa berpartisipasi secara proaktif dalam kemajuan teknologi-teknologi baru. Mereka bebas memanfaatkan kemampuan teknologis tersebut di mana pun dan kapan pun (hal xix). Penanaman nilai keindonesian pada hakikatnya pembentukan karakter individu. Generasi muda diharapkan mampu mengapresiasi kearifan budaya lokal dalam menghadapi tantangan masa depan yang semakin kompleks. Tak salah jika Umar bin Khattab berkata, “Didiklah anak-anakmu lebih baik dari pendidikan dirimu karena dia akan hidup di suatu zaman yang lebih sulit.” Bahkan, ketika Otto von Bismarck dapat mengalahkan Napoleon III timbul pendapat umum bahwa perang pada tahun 1870 dimenangkan oleh kepala sekolah Prusia dan guru Jerman. Semua menunjuk betapa pentingnya pendidikan karakter melalui sistem nilai tertentu oleh suatu...

Read More

Pertempuran udara yang mengakhiri perang terbuka

Pada  bulan Februari 1958 setelah Letnan Kolonel Ventje Sumual memproklamirkan Pemberontakan Rakyat Semesta (Permesta) di wilayah Indonesia Timur segera memicu pertempuran berdarah yang berlangsung hingga tiga tahun. Untuk menumpas pemberontakan yang mengancam keutuhan NKRI itu , pemerintah RI terpaksa melakukan tindakan tegas berupa operasi militer secara besar besaran. Operasi tempur yang digelar pemerintah RI untuk melumpuhkan Permesta yang saat itu menguasi wilayah Sulawesi bersandi Operasi Merdeka dan dikendalikan langsung oleh KASAD Mayor Jenderal AH Nasution. Meskipun merupakan pasukan pemberontak, dari sisi kekuatan, pasukan Permesta memiliki persenjataan dan pasukan yang cukup. Mulai dari 5000 personel mantan anggota KNIL yang terlatih, eks anggota ABRI yang membelot, sukarelawan yang juga dikenal Calon Prajurit Permesta kurang lebih berjumlah 30.000 orang, dan sejumlah pesawat tempur yang merupakan tulang punggung kekuatan udara Permesta yang dinamai Angkatan Udara Revolusioner ( AUREV). Lusinan pesawat tempur AUREV itu semuanya didatangkan dari luar negeri sehingga terjamin kualitsnya dan tidak ada satu pun pesawat AUREV yang merupakan milik atau rampasan dari AURI. Pesawat-pesawat sipil milik maskapai penerbangan di Indonesia juga tidak ada yang digunakan oleh AUREV. Kekuatan udara AUREV yang yang secara rahasia berpangkalan di salah satu tempat di Filipina itu terdiri dari 19 pesawat pengebom dan juga penyerang B-26 Invader, dua pesawat tempur pemburu P-51 Mustang, dua pesawat transport Curtiss C-46 Commando dan dua pesawat Lockheed 12. Selain itu, AUREV juga diperkuat oleh pesawat-pesawat transport DC-3/C-47 Dakota dan DC-4/C-54...

Read More

Pertanian Membangun Bangsa Mandiri

Pelambatan ekonomi global dan nasional itu mewajibkan semua pihak untuk saling bergandeng tangan agar bangsa Indonesia mampu keluar dari masalah tersebut atau bahkan lebih survive dari keadaan sebelumnya. Untuk keluar dari cengkeraman bahaya krisis ekonomi, diperlukan segera terjadinya penguatan ekonomi yang berujung pada kemandirian ekonomi, agar pelambatan ekonomi yang terjadi selama ini dapat di atasi. Sinergi antara Transformasi Ekonomi dan Transformasi Sosial untuk meningkatkan Kesejahteraan Rakyat secara berkeadilan, dan political will terhadap prioritas pembangunan serta kebijakan afirmasi untuk mengatasi menurunkan tingkat kemiskinan, pengangguran, kesenjangan, dan untuk meningkatkan kualitas hidup, juga harus dikedepankan. Konsep kebijakan politik dan ekonomi terpimpin ala Deng Xiaoping, pada dasarnya mencontoh demokrasi dan ekonomi terpimpin yang dilakukan oleh Presiden Soekarno. Konsep ini mampu membuat Cina berhasil membawa ekonomi Cina yang sangat kuat menyaingi Amerika Serikat dalam waktu singkat. Konsep-konsep yang baik dari bangsa Indonesia tersebut, sayangnya tidak digunakan oleh bangsa Indonesia. Pada era Soeharto adalah era dimana kemudahan didapat oleh para petani. Memang begitu kenyataannya, Pak Harto sangat peduli betul dengan namanya ketahanan pangan. Tak ada petani yang tersisih karena kebijakan pemerintah. Soeharto mengawali masa-masa pemerintahannya dengan bertumpu pada sektor agraria dan mengeluarkan berbagai kebijakan yang mengarah pada revolusi pangan. Puncaknya, tahun 1984 Indonesia dinyatakan mampu mandiri dalam memenuhi kebutuhan beras atau mencapai swasembada pangan. Organisasi Pangan Dunia (FAO) pun mengundang Soeharto untuk menerima penghargaan atas prestasinya. Ini adalah salah satu prestasi besar yang pernah diterima...

Read More

Poros Maritim Dunia

Bagi para pembaca yang belum sempat mencermati doktrin Jokowi artikel dibawah ini menyajikan dengan utuh , ditengah -tengah pandangan skeptis bangsanya sendiri justru negara kawasan Asia Timur sangat mendukung ide Jokowi karena akan menumbuhkan keamanan wilayah , dalam pidato ini Presiden Jokowi memaparkan pentingnya pengelolaan maritim untuk pertumbuhan ekonomi, energi, transportasi, pemanfaatan dan pemelharaan sumber daya alamnya . 9th East Asia Summit, Plenary Seasons, Nay Pyi Taw, Myanmar, 13 November 2014 11.01-11.08 AM Yang Mulia Presiden U Thein Sein, Yang Mulia Kepala Negara dan Pemerintahan negara peserta KTT Asia Timur, Bagi Indonesia, KTT Asia Timur berperan penting bagi keamanan, stabilitas, dan kemakmuran ekonomi di kawasan. Oleh karena itu, saya memilih forum ini untuk menyampaikan gagasan saya tentang Indonesia sebagai Poros Maritim Dunia, dan harapan saya tentang peran KTT Asia Timur ke depan. Indonesia menyadari, sebuah transformasi besar sedang terjadi di abad ke-21 ini. Pusat gravitasi geo-ekonomi dan geo-politik dunia sedang bergeser dari Barat ke Asia Timur. Negara-negara Asia sedang bangkit. Dengan pertumbuhan ekonomi rata-rata 7 persen pertahun, dengan total GDP sekitar USD 40 triliun, kawasan Asia Timur merupakan kawasan paling dinamis secara ekonomi. Sekitar 40 persen perdagangan dunia ada di kawasan ini. Dalam dinamika itu, laut akan semakin pentingnya artinya bagi masa depan kita. Jalur laut yang menghubungkan dua samudera strategis –Samudera Hindia dan Samudera Pasifik– merupakan jalur penting bagi lalu lintas perdagangan dunia. Tiga Alur Laut Kepulauan Indonesia...

Read More

Ketahanan Nasional Dengan Memperkokoh UKM sebagai tulang punggung Ekonomi Indonesia

Sebagai usaha menjaga ketahanan Nasional diantaranya adalah ,menjaga masyarakat dari INFORMASI yang MENYESATKAN . Terutama yang akan berdampak terhadap rasa percaya diri terhadap KEMANDIRIAN bangsa dibidang ekonomi . Harus dicegah dengan segala CARA . Informasi seharusnya yang konstruktif ,mencerdaskan masyarakat pembaca . Tetapi kenyataannya banyak berita yang membingungkan karena faktanya jauh dari kenyataannya. Dibidang EKONOMI ,berita yang dapat dibaca di media bahwa PMA harus didorong karena akan MENUMBUHKAN lapangan kerja baru mengurangi pengangguran Ternyata KONTRIBUSI UMKM selain menyerap lapangan kerja terbanyak dan dibeberapa daerah jadi salah satu PENGGERAK perekonomian yang cukup tinggi , juga DOMINAN terhadap PDB demikianlah adanya . Banyak sudah berita dimedia yang ISINYA BERTENTANGAN dengan data dan fakta dari BPS . Penanaman MODAL terutama ASING selalu ditempatkan sebagai LOKLMOTIF pertumbuhan . Padahal modal asing yang padat modal ,kontribusi terhadab PDB tidak sebesar yang diharapkan. Apalagi PMA PADAT KARYA pada umumnya SUNSET INDUSTRI ,pindah ke Indonesia terutama untuk menjaga keuntungannya agar tidak berkurang . Karena di negara yang ditinggalkan sudah tidak kompetitif lagi !! Industri MACAM ini yang kemarin akan CABUT ,karena naiknya UMR . Sumbangan sektor usaha kecil menengah (UKM) terhadap perekonomian nasional mencapai 53,32 persen. Sayang,dari sisi kebijakan, pemerintah justru MAKIN TIDAK RAMAH terhadap UKM. Direktur Neraca Produksi Badan Pusat Statistik (BPS) Supriyanto mengatakan, peran UKM dalam struktur perekonomian nasional tak perlu diragukan lagi. “Pada 2009, 53,32 persen produk domestik bruto (PDB) yang menjadi acuan...

Read More

Oktober 2018
S S R K J S M
« Feb    
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
293031