Kategori: Materi DPS

(Notulen) FGD 3 TANNAS (21/10/2017)

Agenda Diskusi         : FGD 3 DPS TANNAS Tema                            : Penyajian Aspek Legislasi Hari/tanggal                : Sabtu, 21 Oktober 2017 Pukul                           : 09.00 – WIB Tempat                         : Senayan Room, Residence 2 Lt. 2, The Sultan Hotel Complex, Jakarta Pemimpin Diskusi     : Pontjo Sutowo & Iman Sunario. Moderator                    : Wisnu Broto Baron, M.Si Pembicara                   : Hj. Ahmad Zacky Siradj MC                                : Dr. Herawati, M.Si Notulensi                    : Ayuningtyas Laia Peserta                        : 20 orang Notulen FGD 3         : Pembicaraan hari ini tentang dukungan legislasi seperti apa yang mampu mendukung kebijakan yang dirangkum. Sampai sekarang masih ada gep tentang apa yang dibutuhkan dan apa yang dilakukan. Euforia demokrasi sangat besar seakan-akan hanya demokrasilah yang penting. Apa yang dihasilkan selama empat tahun ini bisa dijadikan guiding principel yang akan menjadi referensi oleh semua orang terutama pihak akademis. Secara umum juga ada beberapa istilah yang harus disepakati bersama sebagai suatu bentuk rumusan. Pengertian Ketuhanan tidak dalam bentuk ideologis tapi dalam konteks kenegaraan. Ada juga perbedaan yang terjadi seperti Lemhannas menjadikan pembukaan sebagai cita-cita nasional, sedangkan menurut Aliansi Kebangsaan cita-cita nasional itu adalah tugas negara (Pemerintah). Inilah beberapa masalah mendasar yang perlu disepakati sebagai suatu bentuk rumusan yang akan disebarkan ke publik. Ada Perpu Nomor 2 yang diributkan masyarakat karena tidak cukup perangkat hukum dalam mengkonteks ideologi Pancasila yang disertakan UUD yang hanya ada dalam Pembukaan, dimana tidak perlu ada batang tubuh tapi perlu ada tindakan sementara yang...

Read More

(Notulen) FGD 2 TANNAS (23/9/2017)

Agenda Diskusi         : FGD 2 DPS TANNAS Tema                            : Pertahanan Nonmiliter (Kajian Akademis) Hari/tanggal                : Sabtu, 23 September 2017 Pukul                           : 09.00 – WIB Tempat                         : Senayan Room, Residence 2 Lt. 2, The Sultan Hotel Complex, Jakarta Pemimpin Diskusi     : Pontjo Sutowo & Iman Sunario. Moderator                    : Nurrachman Oerip Pembicara                   : Ir. Kusubandio Warsono MC                                : Dr. Herawati, M.Si Notulensi                    : Ayuningtyas Laia Peserta                        : 20 orang Notulen FGD 2         :             Diskusi bermuara pada tiga hasil yaitu : pertama, doktrin untuk pertahanan nasional yang dirumuskan oleh Tim Pak Yani; kedua, usulan legislasi untuk persoalan yang dihadapi pertahanan nasional yang masih awam dimata DPR; ketiga, membuat buku kajian ilmiah mengenai pertahanan nasional untuk orang-orang yang belajar mengenai pertahanan nasional. Pertahanan nonmiliter melingkupi IPOLEKSOSBUDHANKAM. Ada beberapa butir masalah : Pertahanan ideologi, yang pada dasarnya menghadapi, menangkal, menanggulangi serta melenyapkan ancaman dari berbagai ideologi yang mengancam dasar negara Pancasila. Ideologi menganut ajaran yang bermuara pada nilai-nilai Pancasila. Ideologi marxisme dan komunisme bertolak belakang dengan Pancasila karena ideologi ini diajarkan pada revolusi permanen yang tidak mengakui kebersamaan dan musyawarah mufakat dalam berbangsa dan bernegara. Dalam prakteknya mereka tidak segan-segan melakukan kekerasan kepada kaum lain dan tidak mengakui agama. Ideologi radikalisme dan fundamentalisme juga tidak mengakui esensi golongan lain. Pekerjaan rumah mengenai ideologi ini adalah mengintegrasikan tiga versi Pancasila yaitu, versi 1 Juni 1945, versi 24 Juni 1945 (Piagam Jakarta) dan versi 18...

Read More

(Notulen) FGD 1 TANNAS (19/8/2017)

Agenda Diskusi           : FGD 1 DPS TANNAS Tema                            : Ketahanan Militer Hari/tanggal                : Sabtu, 19 Agustus 2017 Pukul                            : 09.00 – WIB Tempat                         : Senayan Room, Residence 2 Lt. 2, The Sultan Hotel Complex, Jakarta Pemimpin Diskusi     : Pontjo Sutowo, Nurrachman Oerip, Iman Sunario. Pembicara                   : Prof. Dr. A. Yani Antariksa, Prof. Dr. La Ode M. Kamaluddin MC                                : Herawati Notulensi                    : Ayuningtyas Laia Peserta                        : 20 orang Notulen FGD 1         : FGD dimaksudkan untuk memperdalam beberapa isu yang dimana DPS terlalu luas dan general sehingga diharapkan FGD bisa lebih ke subjek dan mulai merangkum hasil akhir DPS. 3 DPS sudah membahas masalah-masalah pertahanan umum, pertahanan militer dan pertahanan non militer. Sudah ada gambaran tentang bagaimana kondisi pertahanan negara kita dalam menghadapi ancaman baik dari dalam negeri maupun dari luar negeri. Pertama, pada dasarnya kita menghadapi masalah serius dalam bidang pertahanan. Bukan hanya dalam perangkat keras seperti perang tetapi juga dalam perangkat lunaknya seperti semangat, doktrin, perkiraan rencana strategis serta dukungan legislasi yang diperlukan karena hal ini cukup rawan. Jika pertahanan jatuh, negara cuma punya pilihan merdeka atau mati. Kedua, Peranan dalam bidang non militer bukan saja karena kita dalam ranah peperangan tapi karena dalam gatra kita sudah kalah. Ketiga, musuh bukan saja memecah belah dan mengadu domba. Dan pihak-pihak yang melemahkan...

Read More

FGD 1 TANNAS 19/8/2017 – KEYNOTE SPEECH PONTJO SUTOWO

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh. Setelah menyelesaikan tiga  kali diskusi panel serial yang membahas masalah pertahanan secara umum, dan aspek pertahanan militer dan pertahanan non militer secara khusus, rasanya kita sudah mulai mendapatkan gambaran menyeluruh  tentang kondisi kesiapan bidang pertahanan negara kita dalam menghadapi ancaman musuh, baik dari luar maupun dari dalam.  Sekedar penyegar ingatan, izinkanlah saya menampilkan beberapa highlights-nya disini. Pertama, pada dasarnya dapat dikatakan bahwa kita menghadapi masalah serius dalam bidang pertahanan negara kita, bukan hanya dari perangkat kerasnya dalam bentuk alutsista, tetapi juga dari aspek perangkat lunaknya, berupa semangat, doktrin,perkiraan keadaan strategis, sistem, serta dukungan legislasi yang diperlukan. Keadaan ini bukan saja sangat rawan, tetapi juga bisa berakibat fatal. Kedua, selama ini menganut asumsi pertahanan yang keliru, yang terkenal dengan jargon zero enemy and a thousand friends, yang menyebabkan kita agak abai dalam membangun doktrin, sistem, serta dukungan legislasi yang diperlukan untuk pertahanan negara yang merupakan faktor penentu hidup matinya negara. Ketiga, sekarang ini kita dikejutkan oleh kenyataan bahwa ditinjau dari perspektif perang modern, yang bertumpu pada peranan bidang non militer untuk melumpuhkan lawan, sesungguhnya musuh bukan saja  sudah ada di tengah-tengah kita, tetapi juga sudah menguasai demikian banyak gatra kehidupan Bangsa dan Negara. Keempat, lebih dari itu, terlihat jelas bahwa musuh bukan saja telah berhasil memecahbelah dan mengadudomba sesama Bangsa kita, tetapi juga sudah mengadakan konsolidasi dalam bidang-bidang yang mereka kuasasi dan telah mengadakan serangan lanjutan ke...

Read More

AKTUALISASI TRISAKTI DALAM BIDANG EKONOMI

Oleh: Pontjo Sutowo MATERI KATA SAMBUTAN DPS SERI KE-7, 4 November 2017.   Saudara Moderator, para Panelis, dan hadirin serta hadirat sekalian. Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Hari ini insya Allah kita akan membahas bidang Ekonomi, suatu bidang yang tidak kalah pentingnya dengan bidang-bidang lainnya dalam keseluruhan pembahasan tema besar Diskusi Panel Serial tahun 2017-2018 “Menggalang Ketahanan Nasional untuk Menjamin Kelangsungan Hidup Bangsa”. Hari ini kita akan membahas pokok-pokok masalah ekonomi, baik dalam dimensi makro, meso, dan mikro, yang akan disajikan oleh Dr Prasetijono Widjojo, Dr Bambang Subianto, dan Dr Harbrinderjit Singh Dillon. Perlu kita ingat bahwa benang merah yang menjelujuri perjuangan kemerdekaan Bangsa kita sejak abad ke 20 yang lalu adalah dalam bidang ekonomi ini. Hal itu bukan saja tercermin dalam nama-nama pergerakan nasional – seperti Syarikat Dagang Islam – tetapi juga dalam ideologi, strategi, dan program perjuangan Bangsa kita. Istilah‘ keadilan sosial “ bukan hanya demikian dekat dengan hati kita, tetapi juga berkali-kali disebut dalam Pembukaan, dalam Batang Tubuh, serta dalam Penjelasan UUD 1945 yang dirumuskan dan ditetapkan oleh para Pendiri Negara kita. Pada dasarnya dapat dikatakan bahwa ditinjau dari aspek ketersediaan sumber daya alam, sekiranya kita konsekwen dan konsisten menindaklanjuti tekad kebangsaan kita itu, sudah lama Bangsa kita menjadi salah satu dari bangsa-bangsa yang termaju di dunia ini. Tanah air kita dianugerahi dengan demikian banyak dan demikian beragam sumber daya alam, yang jika dikelola dengan baik, tidak akan...

Read More