Select Page

Penulis: Admin 2

Ekspedisi monggol ke jawa

MONGOL sukses mengembangkan imperium yang luas karena angkatan daratnya ulung, khususnya keahlian dalam berkuda. Imbasnya, pada abad ke-13 M, seluruh daratan Eurasia tak luput dari kehadiran orang-orang Mongol. Kesuksesan itu masih diwarisi oleh Khubilai Khan hingga dia menaklukkan seluruh Tiongkok. Namun, kelihaian mereka berperang tersendat ketika menghadapi kondisi wilayah Asia Tenggara. “Bala tentara China-Mongol di negeri-negeri itu hanya menemui kegagalan atau keberhasilan sementara,” tulis George Coedes dalam Asia Tenggara Masa Hindu-Buddha. Kalah Karena Kuda Adieyatna Fajri, dosen arkeologi Universitas Gadjah Mada, mengatakan praktik menggunakan kuda sebagai alat militer sudah lama digunakan orang-orang di kawasan Asia Tengah. Melalui teknik melatih orang dan kuda, bangsa Mongol menciptakan pasukan yang bisa melakukan ekspedisi penaklukkan yang luas. “Pasukan kavaleri semacam ini sangat efektif untuk menyerang daerah-daerah yang kebanyakan penduduknya sedenter (menetap),” jelas Fajri kepada Historia. Namun, kata Fajri, kepiawaian berperang dengan kuda juga harus didukung kondisi medan perang yang luas. Pasukan berkuda memang terbukti berjaya di Asia Tengah. Tapi itu bukanlah jawaban untuk meraih sukses serupa di Asia Tenggara. Sepertinya mereka kesulitan mengaplikasikan ilmu itu di tanah ini, yang wilayahnya bukan berupa padang stepa. “Kuda itu paling cocok habitatnya di Asia Tengah yang daerahnya stepa,” lanjutnya. Karenanya dia pun yakin kegagalan Mongol di Asia Tenggara disebabkan strategi kavaleri mereka tak berjalan sebagaimana sebelumnya. Dalam sumber Tiongkok, yang tercatat di Sejarah Dinasti Yuan, ketika menyerang Jawa, pasukan Mongol dibagi dalam dua kekuatan. Kekuatan pertama...

Read More

undang – undang wilayah negara

Seolah lepas dari perhatian masyarakat umum, pada tanggal 22 Oktober 2008 DPR dalam rapat paripurna telah menyepakati Rancangan Undang-undang tentang Wilayah Negara dan mengesahkannya menjadi Undang-undang. Bila tidak berubah maka ini akan menjadi Undang-undang No. 43 Tahun 2008 Tentang Wilayah Negara. Sangat disayangkan karena materi Undang-undang ini yang begitu penting ternyata tidak banyak menarik perhatian pers dan akademisi. Keadaan ini mungkin bisa dimaklumi bila menilik lebih jauh isi Undang-undang tersebut, banyak diantara pasal-pasalnya hanya merupakan penegasan atas hak yang sebenarnya telah dimiliki oleh negara Indonesia melalui beberapa instrumen hukum yang telah ada. Indonesia telah meratifikasi United Nation on the Law of the Sea (UNCLOS) 1982 melalui Undang-undang No. 17 Tahun 1985. Didalamnya telah diatur secara tegas mengenai wilayah perairan, ruang udara diatasnya dan tanah dibawahnya di mana negara memiliki kedaulatan dan hak-hak berdaulat. Demikian juga mengenai cara penarikan garis batas antar negara yang berdampingan atau berhadapan dan jenis kewenangan yang diberikan dalam wilayah negara. Aturan yang kurang lebih sama mengenai kedaulatan wilayah negara Indonesia sebenarnya juga telah dimuat dalam Undang-undang No. 6 Tahun 1996 Tentang Perairan Indonesia yang mencabut Perpu No. 4 Prp. 1960 tentang Perairan Indonesia karena dianggap tidak sesuai lagi dengan rezim hukum negara kepulauan yang dianut Indonesia. Namun seolah hanya mengulang, Undang-undang tentang Wilayah Negara yang baru ini kembali mengatur mengenai hal-hal yang telah diatur sebelumnya dalam kedua instrumen hukum diatas. Mengenai wilayah negara misalnya, ditegaskan...

Read More

Wilayah kedaulatan NKRI harus di jaga.

Negara Kesatuan Republik Indonesia sebagai negara kepulauan yang berciri nusantara mempunyai kedaulatan atas wilayahnya untuk dikelola dan dimanfaatkan sebesar-besarnya bagi kesejahteraan dan kemakmuran rakyat Indonesia sebagaimana diamanatkan dalam Undang-undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. [1] Ruang wilayah negara meliputi ruang darat, ruang laut, dan ruang udara. Sebagai negara berdaulat, Indonesia memiliki kedaulatan penuh dan utuh atas wilayah udara, sesuai dengan ketentuan Konvensi Chicago 1944 tentang Penerbangan Sipil Internasional, Pasal 1 disebutkan bahwa “every State has complete and exclusive sovereignity over the airspace above its territory.”[2] Pasal 5 Undang-undang No. 1 Tahun 2009 tentang Penerbangan, menyebutkan negara Indonesia berdaulat penuh dan eksklusif atas wilayah udara Indonesia. Ruang udara mempunyai arti yang sangat penting bagi suatu negara, salah satunya dilihat dari aspek integritas wilayah dan keamanan nasional, yang harus di dayagunakan sebaik-baiknya.[3] Sebagai bagian dari kedaulatan suatu negara, ruang udara mempunyai fungsi strategis sebagai aset nasional yang sangat berharga[4] termasuk didalamnya untuk kepentingan pertahanan dan keamanan. Udara merupakan salah satu sumber daya alam dan unsur lingkungan.[5]Udara selain mengandung sumber daya alam yang dapat dimanfaatkan bagi pembangunan untuk kemakmuran rakyat, udara juga dapat dimanfaatkan untuk kepentingan lain misalnya kepentingan politik. Karakteristik sumber daya alam di udara terdiri dari: sumber daya energi (surya dan angin), sumber daya gas, sumber daya ruang. Kekhasan wilayah udara Indonesia sebagai negara kepulauan yang berada di antara Benua Asia-Australia, serta di dua Samudera Pasifik-Hindia menyebabkan wilayah udara...

Read More

Hukum wilayah udara NKRI

  PENDAHULUAN Sudah menjadi kodrat manusia bahwa di dalam kehidupannya ingin selalu menuju ke arah atas, misalnya ingin naik pangkat, kalangan atas, peringkat atas, dan lain-lain, begitu pula apabila manusia melihat burung yang sedang terbang di udara, secara tidak sadar manusia berkeinginan pula untuk dapat terbang seperti burung, dan keinginan ini sering diwujudkan dalam bentuk cerita manusia super yang dapat terbang, contoh seperti Gatotkaca, Superman, dan begitu besarnya keinginan manusia untuk dapat terbang, maka burung-burung jenis tertentu dijadikan lambang baik itu digunakan dalam suatu lembaga atau digunakan untuk suatu negara contoh seperti negara Amerika Serikat dengan burung rajawali, negara Indonesia dengan burung garuda atau seperti negara Papua Nugini dengan burung cendrawasih. Untuk mencapai cita-cita manusia tersebut, maka manusia berusaha dengan melalui beberapa cara dan usaha ini berlangsung terus sampai sekarang, dan hal ini dapat terlihat dalam buku sejarah penerbangan seperti kisah Daedalus dan putranya Icarus dalam usahanya melarikan diri dari pulau Kreta (Yunani) dengan membuat sayap-sayap yang terbuat dari lilin dan dilengkapi bulu-bulu burung yang bentuknya meniru sayap burung. Usaha untuk manusia dapat terbang juga dilakukan oleh seorang sarjana Inggris yang bernama Roger Bacon (1220-1292) yang mengatakan bahwa udara di sekitar kita seperti halnya lautan, oleh karena itu untuk dapat mengambang perlu adanya kantong udara (balon) seperti kapal di atas air, dan kantong udara tersebut harus diisi dengan gas eter. Usaha untuk manusia dapat terbangpun tidak saja menjadi cita-cata...

Read More

NIlai Nilai Pancasila: Revitalisasi dan Internalisasi Pancasila

Revitalisasi dan Internalisasi Pancasila dalam Kehidupan Berbangsa dan Bernegara Apa itu Revitalisasi nilai nilai Pancasila? Berdasarkan salah satu buku kewarganegaraan, dituliskan bahwa revitalisasi nilai-nilai Pancasila adalah usaha bersama komponen bangsa Indonesia untuk mengembalikan nilai- nilai yang terkandung dalam Pancasila sebagai konsensus sekaligus sebagai identitas nasional (Baca pengertian identitas nasional) yang selama ini mengalami berbagai penyimpangan. Revitalisasi merupakan bentuk penyadaran bagi masyarakat bahwa hidup di Indonesia harus mempunyai kesiapan lahir dan batin, mental dan spiritual untuk menghargai dan menerima perbedaan, menghormati dan menerima keragaman suku, agama, ras, dan golongan yang masing-masing memiliki kepentingan yang berbeda, tetapi dalam satu wadah yaitu Indonesia. Oleh karena itu, beragam gerakan radikalisme (Baca pengertian radikalisme) dan anarkisme (Baca pengertian anarkisme) dengan mengatasnamakan agama harus secepatnya diselesaikan. Nilai-nilai Pancasila harus benar-benar terinternalisasi (Baca pengertian internalisasi) dalam kehidupan berbangsa dan bernegara bagi seluruh masyarakat Indonesia. Selanjutnya masuklah kita kebagian apa nilai nilai pancasila yang harus direvitalisasi, nilai-nilai yang terkandung di dalam Pancasila itu adalah: A. Nilai ketuhanan dalam Pancasila Didalam nilai ketuhanan Pancasila, terkandung butir nilai berupa: Percaya dan takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa sesuai dengan agama dan kepercayaannya masing-masing menurut dasar kemanusiaan yang adil dan beradab, Hormat dan menghormati serta bekerjasama antara pemeluk agama dan penganut-penganut kepercayaan yang berbeda-beda sehingga terbina kerukunan hidup. Saling menghormati kebebasan menjalankan ibadah sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing. Tidak memaksakan suatu agama atau kepercayaannya kepada orang lain. 2.Nilai kemanusiaan...

Read More

Mei 2018
S S R K J S M
« Feb    
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031