Consigli Per Roulette Online

You most likely can! The web casino houses usually provide you with participants the chance to gamble in US money, Canadian cash and English excess weight. Some in addition offer game in Australian dollars in the process. By doing this, gamers can pay in funds and pick up winnings from a forex they will be comfortable with. Is It Illegal To Make A Slot Machine Your best option of on-line casino for actual money absolutely depends on the place in the field you will be. The reason being that every nation has it’s acquire particular gambling and restrictions. Under, is an index of regions – go through the backlink for the greatest online casinos with your distinctive vicinity. Combined with trustworthy casinos to risk on-line, we always like to demonstrate to new casino houses. The most recent casinos usually have the most efficient variety of games and also have the most recent video game titles way too, to allow them to catch the attention of new players. It is very important know, on the other hand, we only encourage new online casinos whether they have a massively legitimate relief team.1 short word of advice – prior to cash money out the first time, one must always know the initial moolah-out at any casino is usually the slowest, considering that casino houses will be required because of the regulators (by...

Read More

Nina Bobo Pertahanan Yang Menyesatkan

Dalam pemaparannya di Diskusi Panel Serial Menggalang Ketahanan Nasional Untuk Menjamin Kelangsungan Hidup Bangsa, Seri 3 tanggal 22 Juli 2017 di JCC Jakarta, Dr. Andi Widjajanto menyatakan jika pertahanan negara Indonesia telah dininabobokan dengan informasi yang kurang tepat. Informasi tersebut adalah ancaman perang nyata atau invasi tidak ada lagi di Indonesia. Ancaman militer baru dimungkinkan terjadi 20 atau 30 tahun lagi. Nina bobo yang dinyanyikan hingga awal tahun 2000-an, oleh Departemen Pertahanan dengan Mabes TNI tersebut, berbuah  dimunculkan pemahaman, toleransi, serta konvensasi untuk tidak membangun militer. Pemahaman tersebut tentu saja selain tidak tepat juga menyesatkan. Karena itu pemahaman tersebut harus segera Perubahan tersebut harus menjadikan pembangunan militer tidak lagi didasarkan pada threat based, atau ancaman dan terjadinya konflik. Pembangunan militer harus dilakukan dengan pendekatan capabilities based, atau kapabilitas apa yang ingin diraih angkatan perang negara untuk 20, 30, 40 tahun ke depan. Sifat pembangunan tersebut, bukan sebagai bentuk militerisasi yang dikhawatirkan semua orang, namun modernisasi. Modernisasi ini sangat penting karena sejak tahun 2013-2014, terjadi the return of conventional warfare. Kecenderung perang konvensional justru meningkat, sebagaimana terlihat di Timur Tengah seperti pembebasan Allepo atau pembebasan Marawi di Filipina. Karakter perang yang ada saat ini yaitu non konvensional tetapi penyelesaian perang yang dilakukan menggunakan alat-alat konvensional. Dalam memodernisasi pertahanan negara, perlu diubah pola Defense Spending Nature (Belanja Pertahanan) menjadi Defense Investment (Investasi Pertahanan). Anggapan yang selama ini telah terbangun yaitu jika...

Read More

MATERI PEPABRI PPAD – MEMBANGUN  KARAKTER  BANGSA BERDASARKAN NILAI-NILAI KEINDONESIAAN

Oleh: Soeprapto – LPPKB   Hilang harta dapat dicari, Berkurangnya kesehatan dapat kembali, Hilang karakter hilang harga diri.   PENGANTAR   Reformasi telah berlangsung sepuluh tahun lebih, namun hasilnya belum seperti yang diharapkan sesuai dengan agenda yang dicanangkan oleh para pencetus, pemrakarsa dan pemikir reformasi. Bahkan seorang aktor intelektualis reformasi pada tanggal 1 Juni 2007 dalam salah satu kesempatan menyatakan bahwa reformasi telah kehilangan rohnya. Mengapa sampai demikian? Pernyataan tersebut didasarkan pada fenomena yang dapat kita amati, di antaranya :   Implementasi demokrasi dalam bidang kehidupan politik mengarah pada tindakan anarkis. Pelampiasan kebebasan yang tidak terkendali sebagai ungkapan rasa ketidak puasan terhadap kebijakan pemerintah, atau kondisi kehidupan yang dinilai kurang adil dan belum dapat memberikan kehidupan yang sejahtera, selalu berakhir pada tindak demonstrasi yang disertai dengan pengrusakan sarana dan prasarana publik.   Otonomi daerah, utamanya otonomi khusus, yang betujuan untuk memberikan keleluasan daerah untuk mengembangkan potensi daerah, serta budaya daerah, bermuara pada tindakan disintegrasi bangsa dan separatisme, bahkan memberikan peluang berkembangnya dorongan pada beberapa propinsi untuk memisahkan diri dari Negara Kesatuan Republik Indonesia. Hal ini terbukti dengan maraknya kembali gerakan-gerakan seperti GAM, RMS dan OPM.   Karakter masyarakat meluncur sampai pada titik yang sangat mengkhawatirkan. Mereka kehilangan pegangan yang dipergunakan dalam bersikap dan bertingkah laku. Masyarakat tidak dapat lagi membedakan perkara yang baik dan perkara yang buruk. Segala perkara dihalalkan untuk dilakukan, bahkan iri hati, dengki, dendam, menghujat, mencaci...

Read More

Etika Jawa Kuna

Sebelum Hindu dan Budha masuk ke Indonesia pada masa lampau, Indonesia menurut para sejarawan dicatat telah memiliki keyakinan asli yaitu Animisme dan Dinamisme. Menurut Bernard H.M. Vlekke misalnya, unsur-unsur agama Indonesia sebelum kedatangan Hindu dan Budha ada dua. Pertama adanya keyakinan panteistik bahwa segala sesuatu dan segala makhluk hidup punya jiwa. Kedua adanya keyakinan keberadaan jiwa personal yang mendiami manusia seumur hidup. (1) Sementara itu menurut Agus Aris Munandar, religi penduduk kepulauan Nusantara masa prasejarah-proto sejarah adalah pemujaan terhadap arwah leluhur (ancestor wordship) yang berpangkal pada konsep primus interpares. (2) Sangat menarik kajian tersebut ternyata sangat berbeda dengan kajian yang didasarkan pada riset filologis. Kajian riset ini pernah dilakukan oleh Prof. H. Kern dalam mencari objek, pekerjaan, dan adat istiadat yang dikenal orang Melayu asli berdasar perbendaharaan kata asli bahasa Melayu dengan menghapus semua istilah yang diimpor kemudian. (3) Kajian sejarah dan arkeologis dalam mencari sistem religi asli penduduk kepulauan Nusantara jika dibandingkan dengan kajian riset filologis, menjadi semacam hipotesa yang tidak memiliki landasan yang kuat. Dalam kajian filologis, Jawa Kuna sebelum Hindu dan Budha masuk dengan seperangkat sistem pejabat otoritasnya, yang mengabdikan diri pada kehidupan sesuai ajaran tersebut, seperti misalnya paņḍita, brahmana, rşi, muni, dan biksu, telah ada pejabat otoritas sejenis asli Jawa Kuna. Pejabat otoritas tersebut disebut dengan wiku. Menurut Zoetmulder, wiku adalah kata asli Jawa Kuna yang merujuk pada arti orang berstatus atau berfungsi religius, orang...

Read More

REVITALISASI PANCASILA DI TENGAH DUA FUNDAMENTALISME

Oleh: Yudi Latif MATERI DPS SERI KE-6 Tetapi tanah air kita Indonesia hanya satu bahagian kecil saja daripada dunia! Ingatlah akan hal ini! Gandhi berkata: ‘Saya seorang nasionalis, tetapi kebangsaan saya adalah perikemanusiaan, My nationalism is humanity’…. Kita bukan saja harus mendirikan Negara Indonesia merdeka, tetapi harus menuju pula kepada kekeluargaan bangsa-bangsa…. Inilah filosofisch principle yang nomor dua, …yang boleh saya namakan ‘internasionalisme. Tetapi jikalau saya katakan internasionalisme, bukanlah saya bermaksud kosmopolitanisme, yang tidak mau adanya kebangsaan….  (Soekarno, 1 Juni 1945) Dengan berlalunya perang dingin, dua ekstrem fundamentalisme menebar ancaman baru bagi masa depan bangsa dan kemanusian: fundamentalisme agama dan fundamentalisme pasar. Keduanya merupakan dua sisi dari koin yang sama, bernama “globalisme triumphalis”, yang berlomba menaklukan setiap jengkal dunia hidup atas dasar hegemoni penunggalan agama dan pasar. Kedua jenis fundamentalisme ini membonceng arus globalisasi yang makin luas cakupannya, dalam penetrasinya, dan instan kecepatannya. Situasi demikian memungkinkan keduanya menjelma menjada fenomena yang serba hadir (ubiquitous)  yang dapat merusak tatanan perikemanusian dan perikebangsaan. Dalam konteks Indonesia, dasar falsafah bernegara, Pancasila, sesungguhnya telah mengantisipasi dampak buruk dari globalisasi itu. Secara umum, sila kedua. “Kemanusiaan yang Adil dan Beradab”, menekankan  prinsip agar globalisasi (internasionalisme) yang dikembangkan hendaknya memuliakan nilai-nilai keadilan dan keberadaban. Secara khusus, sila pertama, “Ketuhanan Yang Maha Esa”, menekankan prinsip ketuhanan yang berkebudayaan, yang lapang dan toleran, yang menjamin kebebasan beragama dan berkeyakinan. Sedangkan sila kelima, “Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat...

Read More

JAWABAN PANCASILA TERHADAP ANCAMAN IDEOLOGI TRANSNASIONAL

MATERI FGD 6,  7 Oktober 2017 Dari perspektif historis dan kultural, kelihatannya relatif lebih mudah membentuk suatu bangsa dan mendirikan suatu negara, jika masyarakatnya relati homogen dan wilayahnya tidak terlalu luas. Dalam keadaan tersebut, yang harus dilakukan adalah membangun sebuah pemerintah dan angkatan perang yang kuat untuk menundukkan daerah-daerah yang sebelumnya berdiri sendiri. Sangat berbeda keadaannya jika masyarakatnya majemuk dan tersebar dalam wilayah yang luas. Adanya pemerintah dan angkatan perang yang kuat saja tidak menjamin terbentuknya suatu bangsa dan negara.  Bangsa dan negara yang dibangun secara paksa tersebut tidak akan stabil, dan akan sarat dengan pemberontakan terhadap pemerintah pusat. Sebelum membangun bangsa dan mendirikan negara, sangatlah vital untuk terlebih dahulu membangun shared values – sistem nilai bersama – yang difahami, diterima, dan ditindaklanjuti secara sukarela oleh komponen-komponen bangsa dan negara baru yang akan dibentuk itu. Pengalaman menunjukkan bahwa proses membangun bangsa merupakan tugas yang bagaikan tanpa akhir – a never ending process – oleh karena membangun shared values yang disepakati, didukung, dan ditindaklanjuti oleh seluruh komponen bangsa, sejak dari lapisan elite yang paling tinggi sampai kepada kominitas rakyat yang paling bawah, sesungguhnya merupakan suatu proses reformasi sosio-kultural yang berkesinambungan. Setiap komponen bangsa tersebut harus menyesuaikan diri dan menindaklanjuti shared values itu. Sekali proses tersebut terputus, tidaklah mudah untuk memulainya kembali, khususnya jika dalam tahap kekosongan itu telah masuk pengaruh wawasan baru yang berbeda, baik dari dinamika kehidupan masyarakat bangsa...

Read More

Daya Saing Dan Peran Kebudayaan

Oleh: Bambang Wibawarta Pengantar   Pertumbuhan penduduk dunia menunjukkan peningkatan yang sangat pesat pada tahun-tahun terakhir. Menurut Smith, L.C., dalam The World in 2050, Four Forces Shaping Civilization’s Northern Future, London, UK, 2011, jika pertambahan penduduk dunia sebanyak 1 milyar pada tahun 1800 memerlukan waktu 130 tahun, kini pertambahan penduduk sejumlah  tersebut, hanya memerlukan waktu 12 tahun. Dimulai sejak tahun 1975, setiap 12 tahun penduduk dunia bertambah sebanyak 1 milyar. Pertambahan tersebut semakin cepat pada tahun ini. Diperkirakan pada tahun 2020, penduduk dunia menjadi 8 milyar dari 7 milyar pada tahun 2011, atau hanya memerlukan waktu kurang lebih 9 tahun. Pesatnya pertumbuhan penduduk dunia tersebut menyebabkan munculnya berbagai macam krisis. Baik energi, makanan, air dan lingkungan. Semua itu terjadi karena tekanan permintaan terhadap semua itu sangat kuat. Keterbatasan ketersediaan pangan, energi, dan air bersih, kemudian melahirkan beragam konflik. Misalnya perang yang terjadi di Irak, Mesir, Suriah dan Libia. Di Indonesia sendiri, konflik akibat keterbatasan pangan, energi, dan air bersih juga telah terjadi. Pertahun 2012, dapat dikatakan jika kedaulatan energi Indonesia telah jatuh dikuasai oleh negara lain. Migas dan gas metana batubara telah dikuasai oleh perusahaan asing yang berasal dari negara Amerika Serikat, Inggris, China, Malaysia dan sebagainya.   Metode Perang Baru   Konflik dalam memperebutkan pangan, energi, dan air bersih di dunia saat ini ternyata juga menggunakan metode baru, yang tidak hanya menggunakan alat-alat perang sebagaimana yang terjadi di...

Read More

Ekspedisi monggol ke jawa

MONGOL sukses mengembangkan imperium yang luas karena angkatan daratnya ulung, khususnya keahlian dalam berkuda. Imbasnya, pada abad ke-13 M, seluruh daratan Eurasia tak luput dari kehadiran orang-orang Mongol. Kesuksesan itu masih diwarisi oleh Khubilai Khan hingga dia menaklukkan seluruh Tiongkok. Namun, kelihaian mereka berperang tersendat ketika menghadapi kondisi wilayah Asia Tenggara. “Bala tentara China-Mongol di negeri-negeri itu hanya menemui kegagalan atau keberhasilan sementara,” tulis George Coedes dalam Asia Tenggara Masa Hindu-Buddha. Kalah Karena Kuda Adieyatna Fajri, dosen arkeologi Universitas Gadjah Mada, mengatakan praktik menggunakan kuda sebagai alat militer sudah lama digunakan orang-orang di kawasan Asia Tengah. Melalui teknik melatih orang dan kuda, bangsa Mongol menciptakan pasukan yang bisa melakukan ekspedisi penaklukkan yang luas. “Pasukan kavaleri semacam ini sangat efektif untuk menyerang daerah-daerah yang kebanyakan penduduknya sedenter (menetap),” jelas Fajri kepada Historia. Namun, kata Fajri, kepiawaian berperang dengan kuda juga harus didukung kondisi medan perang yang luas. Pasukan berkuda memang terbukti berjaya di Asia Tengah. Tapi itu bukanlah jawaban untuk meraih sukses serupa di Asia Tenggara. Sepertinya mereka kesulitan mengaplikasikan ilmu itu di tanah ini, yang wilayahnya bukan berupa padang stepa. “Kuda itu paling cocok habitatnya di Asia Tengah yang daerahnya stepa,” lanjutnya. Karenanya dia pun yakin kegagalan Mongol di Asia Tenggara disebabkan strategi kavaleri mereka tak berjalan sebagaimana sebelumnya. Dalam sumber Tiongkok, yang tercatat di Sejarah Dinasti Yuan, ketika menyerang Jawa, pasukan Mongol dibagi dalam dua kekuatan. Kekuatan pertama...

Read More

NIlai Nilai Pancasila: Revitalisasi dan Internalisasi Pancasila

Revitalisasi dan Internalisasi Pancasila dalam Kehidupan Berbangsa dan Bernegara Apa itu Revitalisasi nilai nilai Pancasila? Berdasarkan salah satu buku kewarganegaraan, dituliskan bahwa revitalisasi nilai-nilai Pancasila adalah usaha bersama komponen bangsa Indonesia untuk mengembalikan nilai- nilai yang terkandung dalam Pancasila sebagai konsensus sekaligus sebagai identitas nasional (Baca pengertian identitas nasional) yang selama ini mengalami berbagai penyimpangan. Revitalisasi merupakan bentuk penyadaran bagi masyarakat bahwa hidup di Indonesia harus mempunyai kesiapan lahir dan batin, mental dan spiritual untuk menghargai dan menerima perbedaan, menghormati dan menerima keragaman suku, agama, ras, dan golongan yang masing-masing memiliki kepentingan yang berbeda, tetapi dalam satu wadah yaitu Indonesia. Oleh karena itu, beragam gerakan radikalisme (Baca pengertian radikalisme) dan anarkisme (Baca pengertian anarkisme) dengan mengatasnamakan agama harus secepatnya diselesaikan. Nilai-nilai Pancasila harus benar-benar terinternalisasi (Baca pengertian internalisasi) dalam kehidupan berbangsa dan bernegara bagi seluruh masyarakat Indonesia. Selanjutnya masuklah kita kebagian apa nilai nilai pancasila yang harus direvitalisasi, nilai-nilai yang terkandung di dalam Pancasila itu adalah: A. Nilai ketuhanan dalam Pancasila Didalam nilai ketuhanan Pancasila, terkandung butir nilai berupa: Percaya dan takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa sesuai dengan agama dan kepercayaannya masing-masing menurut dasar kemanusiaan yang adil dan beradab, Hormat dan menghormati serta bekerjasama antara pemeluk agama dan penganut-penganut kepercayaan yang berbeda-beda sehingga terbina kerukunan hidup. Saling menghormati kebebasan menjalankan ibadah sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing. Tidak memaksakan suatu agama atau kepercayaannya kepada orang lain. 2.Nilai kemanusiaan...

Read More

Menjaga dan melestarikan nilai KeIndonesiaan

Keterbukaan informasi adalah sesuatu keniscayaan. Beragam informasi dengan mudah didapatkan masyarakat, baik melalui media cetak, elektronik, maupun media sosial merupakan sesuatu yang perlu menjadi perhatian bersama. Presiden Joko Widodo mengingatkan agar keterbukaan informasi saat ini jangan sampai melunturkan nilai-nilai ke-Indonesia-an. Kekhawatiran presiden timbul terutama saat melihat apa yang terjadi di media sosial beberapa waktu terakhir dipenuhi oleh insiden saling menghujat, saling menjelekkan, saling memaki, hingga adu domba. “Saat ini ada keterbukaan yang tidak bisa kita hambat dengan cara apapun. Dunia sudah terbuka,” ujar Presiden Joko Widodo saat memberikan sambutan pada Puncak Peringatan Hari Guru Nasional 2016 dan Hari Ulang Tahun ke-71 Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) di auditorium Sentul International Convention Centre (SICC), Sentul, Bogor, Minggu (27/11). Baginya, salah satu jalan untuk dapat mempertahankan nilai-nilai kebangsaan adalah dengan menguatkan karakter kebangsaan pada generasi penerus bangsa. “Inilah tugas Bapak dan Ibu guru untuk memberitahu pada anak didik kita, karena nilai-nilai ke-Indonesia-an kita bukan itu. Hati-hati, ini bisa jadi infiltrasi asing masuk ke negara kita dengan cara-cara melemahkan seperti itu, memecah belah seperti itu,” terang Presiden. Guru dianggap memiliki peran sentral dalam mengarahkan anak-anak, khususnya para siswa SMP, SMA/SMK. Presiden menitipkan pesan agar para guru dapat mengajarkan dan mendorong siswanya untuk memahami etika berinternet dan etiket sopan santun dalam menyampaikan sesuatu di media sosial. “Ini penting sekali. Saya titip agar anak-anak kita diajak bermedia sosial yang santun dengan tata nilai etika yang...

Read More